Oleh : Muhamad Yasir Lc

Coba kita perhatikan ayat ini dengan baik. Allah ingatkan bahwa ada rasul yang Allah ceritakan dan ada yang tidak diceritakan. Di sini, Allah ingin memberi pelajaran bahwa tidak semua kebaikan itu harus diketahui orang lain, cukup hanya Allah yang tahu. Hari ini, kita hidup di masa banyak orang senang bercerita akan kebaikan kebaikannya dengan memasang status di media sosial, seakan-akan tidak percaya Allah sanggup membalas kebaikan dengan balasan yang lebih baik. Belajarlah dari pesan ayat mulia ini.
Suatu hari, sahabat Sa’ib bin Aqra’ menghadap khalifah Umar bin Al-Khathab untuk melaporkan nama nama pahlawan kaum muslimin yang telah gugur di Nahawand. Aqra terus menyebutkan nama-nama itu sampai ia berkata, “Maaf wahai Amirul Mukminin, nama-nama yang lain aku tidak bisa menyebutkannya karena lupa.” Mendengar itu, tiba-tiba Umar bin Al-Khathab menangis sambil berkata, “Jika kau lupa nama-nama mereka, Umar pun lupa, maka Allah tidak akan pernah lupa.” *** Sumber: Rasail Minal Qur’an, Adham Syarqawi







