Description
Maryam bin Imran dilahirkan dari pasangan yang saleh-salehah. Ayahnya yang bernama Imran adalah ulama di Baitul Maqdis. Maryam adalah jawaban atas doa ayah dan ibundanya yang tak kunjung dikaruniai anak setelah lama berumah tangga. Hingga ayah dan Ibunda Maryam sempat bernazar, jika mereka dikaruniai anak, mereka akan menyerahkan anak mereka untuk berkhidmat di Baitul Maqdis. Namun tak disangka, ternyata Allah mengaruniai mereka seorang anak perempuan. Padahal seluruh orang yang berkhitmad di Baitul Maqdis adalah laki-laki. Karena itu, Maryam dibuatkan mihrab khusus di Baitul Maqdis. Tak ada yang dapat berinteraksi langsung dengan Maryam, kecuali keluarganya. Dengan kondisi seperti itulah, Maryam sejak kecil menjadi sosok yang rajin beribadah. Ia lebih banyak menyendiri. Namun ada hal tak diduga yang terjadi. Ternyata Allah menghendaki Maryam hamil. Fitnah pun menyebar luas. Namun Maryam tetap menjalani hari-harinya dengan tenang. Tak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Hingga akhirnya wanita istimewa itu melahirkan Nabi Isa lalu Nabi Isa sendiri yang membuktikan bahwa segala fitnah yang ditujukan kepada Ibundanya. Maryam, wanita suci yang namanya Allah abadikan sebagai nama surah dalam Al-Qur’an.










Rating & Review
There are no reviews yet.