Description
Dua Jiwa, Satu Perlawanan. Kinanti, putri cerdas saudagar rempah terkaya, harus mengenakan topeng sebagai pedagang ulung di siang hari, sementara secara rahasia ia adalah pelindung bagi komunitas iman yang terpinggirkan. Di sisinya berdiri Jamil, musafir cendekiawan yang membawa “senjata” yang tak pernah dilihat Majapahit sebelumnya: ilmu kedokteran Ibnu Sina dan astronomi presisi dari seberang lautan.
Tatkala Pedang Tak Lagi Berdaya. Saat Senopati Gada Perkasa mencoba memadamkan cahaya ini dengan api, sebuah wabah mematikan bernama Sampar dan ancaman kelaparan justru melumpuhkan ibu kota. Di saat tradisi lama gagal memberikan solusi, Kinanti dan Jamil membuktikan bahwa kemenangan sejati lahir dari pengetahuan yang membawa manfaat nyata bagi kemanusiaan.
Angin dari Seberang bukan sekadar fiksi sejarah biasa. Ini adalah drama intelektual yang elegan; tentang bagaimana inovasi, data, dan empati mampu meruntuhkan dinding ketidaktahuan. Melalui narasi yang kaya akan aroma rempah dan debur ombak pelabuhan, penulis mengajak kita menengok kembali sejarah penyebaran Islam di Jawa bukan sebagai konflik fisik, melainkan sebagai revolusi pemikiran yang damai.









Rating & Review
There are no reviews yet.