KENALI PEJUANG MUSLIM NUSANTARA, LEWAT KOMIK YANG MENGINSPIRASI!


Mereka bukan hanya pejuang kemerdekaan. Tetapi Mereka adalah ulama, pemikir, dan pahlawan iman!

Kisah perjuangan mereka telah hadir dalam bentuk komik islami yang seru dan mudah dipahami!

Cocok untuk:
– Anak-anak & remaja muslim
– Orang tua yang ingin memperkenalkan sejarah Islam Nusantara
– Koleksi literasi Islami keluarga yang penuh nilai-nilai keteladanan, keberanian, dan cinta tanah air

Segera lengkapi semua tokohnya dan jadikan bacaan ini bagian dari rumahmu!

Syaikh Ahmad Surkati

Syaikh Ahmad Surkati adalah ulama pejuang yang banyak melahirkan kader hebat di negeri ini. Para kader itu, seperti Mohammad Rasjidi, Mohammad Roem, Mohammad Natsir, Prawoto Mangkusasmito, Kasman Singodimedjo, Umar Hubeisy, dan para tokoh lainnya yang aktif di Jong Islamietend Bond (Perhimpunan Pemuda Islam), adalah anak-anak ideologisnya yang di kemudian hari menjadi tokoh-tokoh penting dalam sejarah perjuangan di negeri ini.

Ia memiliki jasa besar bagi lahirnya para tokoh nasional yang memiliki cara pandang keislaman dan kebangsaan yang kuat; yang mencintai agama dan negerinya. Ia juga dikenal sebagai ulama yang menyuarakan pentingnya persatuan dan kemajuan pendidikan Islam untuk melawan imprealisme Barat. Selain itu, ia adalah ulama yang memperjuangkan kesetaraan antar manusia. Lewat organisasi yang didirikannya; Al-Irsyad Al-Islamiyah, ia menyatakan bahwa yang membedakan antara manusia satu dan lainnya adalah ilmu dan ketakwaannya; bukan nasab, jabatan, dan harta kekayaan. Dengan ilmu dan takwa inilah, manusia layak dihormati dan dimuliakan.

Meski tidak dilahirkan di Indonesia, tetapi kecintaan Syaikh Ahmad Surkati terhadap negeri ini tak diragukan lagi. Ia telah memilih Indonesia sebagai ladang amal untuk memajukan Islam dan melepaskan negeri ini dari belenggu penjajahan.

Mohammad Natsir

Mohammad Natsir (1908-1993) adalah seorang ulama, pendidik, negarawan, politisi, dan murabbi (mentor) yang memiliki banyak kontribusi bagi negeri ini dan melahirkan banyak kader. Ia seorang ulama pejuang yang tak pernah berhenti berpikir dan berkerja. Bahkan terkadang, pikiranpikirannya melampaui zamannya.

Natsir dikenal sebagai sosok yang berpenampilan sederhana, tetapi memiliki gagasan-gagasan yang besar. Ciri yang mencolok dari kepribadiaannya adalah hidu sederhana dan teguh dalam pendirian. Bagi Natsir, jalan kepemimpinan adalah jalan penderitaan, bukan jalan kesenangan yang berlapiskan emas dan berlian.

Jasa terbesar Natsir adalah menggagas lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui “Mosi Integral” yang ia sampaikan pada 3 April 1950. Peristiwa itu disebutsebut sebagai ‘Proklamasi Indonesia’ yang kedua.

Natsir tak hanya milik bangsa ini. Kontribusinya bagi dunia Islam, membuatnya namanya harum ke seantero dunia. Komik ini hadir sebagai upaya merawat ingatan generasi muda bangsa ini, agar jangan sekali-kali melupakan perjuangan para pendahulunya.

Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau yang populer dengan HAMKA

Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau yang populer dengan HAMKA adalah orang besar, anak dari tokoh besar. Ayahnya, Haji Abdul Karim Amrullah alias Haji Rasul, adalah ulama Minangkabau yang sangat disegani. Kelak, kealiman dan keberanian itu menurun pada anaknya, HAMKA.

HAMKA adalah sosok yang memiliki banyak ‘wajah’; ulama, sastrawan, wartawan, sejarawan, penulis, dan pejuang kemerdekaan. Dengan kepribadiannya yang lengkap itu, ulama asli Minangkabau yang biasa dipanggil Buya Hamka itu, menjadi lentera di tengah-tengah umat. HAMKA adalah sosok ulama yang alim, lembut, dan berani. Kealimannya tercermin dari berbagai tulisan dan ceramahnya yang bernas. Kelembutannya bisa terlihat saat ia dengan lapang dada memaafkan orang-orang yang pernah memusuhi dan menzaliminya. Keberaniannya tampak dalam ketegasannya menjaga akidah umat. Ketiga sifat itulah yang bisa menjadi teladan bagi generasi saat ini. HAMKA adalah ulama yang langka. Rumahnya seperti ‘dokter praktik’ yang selalu dipenuhi oleh ‘pasien’ untuk berobat atau sekadar curhat. Ia adalah ‘dokter’ bagi penyakit jiwa. Semua yang datang dari berbagai kalangan, bahkan musuhnya sekalipun, diterimanya dengan tangan terbuka.

K.H. Hasyim Asyari

K.H. Hasyim Asyari adalah sosok alim dan pemberani. Ilmunya luas dan mendalam. Prinsip hidupnya tegas, akidahnya kokoh, jiwanya merdeka, dan sikapnya lemah lembut terhadap sesama Muslim. Ia terdepan dalam melawan penjajah dan paling lantang bersuara tentang persatuan umat Islam (ukhuwah islamiyah). Karena itu, ia mendapat gelar “Hadratus Syaikh” (Mahaguru). K.H. Hasyim Asyari dididik dalam lingkungan yang islami. Masa mudanya dihabiskan untuk melakukan “rihlah ilmiah”, belajar dari pesantren ke pesantren. Sepulang dari Makkah, ia mengajarkan Islam dan mendirikan Pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur. Sumbangsih terbesar K.H. Hasyim Asyari adalah mengeluarkan Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945. Resolusi ini dikeluarkan untuk menghadapi Belanda dan tentara Sekutu yang ingin melakukan agresi militer pasca Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Resolusi ini disambut oleh para pejuang dengan pekik “Takbir” dan “Merdeka”. Hingga terjadilah Peristiwa 10 November 1945 di Surabaya, yang diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional. Komik ini sarat dengan keteladanan dan inspirasi, terutama bagi generasi muda. Sangat sayang jika tak dimiliki!

Haji Agus Salim

Nama aslinya Masjhudulhaq, yang artinya Sang Pembela Kebenaran. Tetapi orang lebih mengenalnya dengan sebutan Haji Agus Salim. Ia salah seorang tokoh pendiri bangsa yang sangat langka; menguasai banyak bahasa, menguasai literatur Barat dan Islam, belajar formal di sekolah Belanda dan menempuh pendidikan informal di Makkah Al-Mukarramah, ahli dalam berpidato, gigih menentang penjajahan, dan mentor yang banyak melahirkan para aktivis.

Haji Agus Salim adalah tokoh yang mendapat julukan “The Grand Old Man” (Lelaki Tua yang Hebat). Ia berjasa besar dalam melakukan diplomasi ke dunia internasional pasca diproklamasikannya kemerdekaan Republik Indonesia. Atas peran dan keahliannya dalam melobi, beberapa negara kemudian mengakui kedaulatan negeri ini.

Haji Agus Salim adalah tokoh yang hidup sangat sederhana, tetapi memiliki gagasan-gagasan yang besar. Rekam jejaknya bisa dilihat dalam beberapa kiprahnya di beberapa organisasi dan jabatan penting; Sarekat Islam (SI), Volksraad (Dewan Rakyat), anggota BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapakan Kemerdekaan Indonesia, penandatangan Piagam Jakarta 22 Juni 1945, Menteri Luar Negeri pada tiga cabinet, inisiator dan mentor Jong Islamietend Bond (Perhimpunan Pemuda Islam). Karena jasa-jasanya tersebut, pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional.

Komik ini adalah rekam jejak keteladanan Haji Agus Salim yang harus menjadi teladan bagi generasi saat ini.

Laksamana Malahayati

Ia adalah seorang perempuan tangguh bernama Keumalahayati atau dikenal dengan Laksamana Malahayati. Ia seorang laksamana Kesultanan Aceh Darussalam yang memimpin pasukan Inong Balee (janda-janda para syuhada Aceh) dalam melawan kolonialisme. Seluruh pasukannya adalah perempuan, namun memiliki jiwa pemberani seperti layaknya laki-laki. Tugasnya menghadang dan melawan musuh di lautan.

Bersama dua ribu pasukan Inong Balee, yang digembleng fisik dan ruhaninya, Laksamana Malahayati mampu mengharumkan nama Kesultanan Aceh Darussalam. Namanya tercatat sebagai pejuang yang berhasil menyelamatkan Aceh dari cengkeraman penjajah, baik Portugis ataupun Belanda. Karena perjuangannya itulah, Laksamana Malahayati kemudian diangkat sebagai Pahlawan Nasional.

Komik ini adalah inspirasi dari ketangguhan dan keberanian seorang pejuang perempuan yang bisa dijadikan teladan bagi kita semua.

Apa Yang Konsumen Katakan

Tentang PENERBIT SALSABILA

Saya sangat menyukai buku-buku TERBITAN SALSABILA, yang selalu saya cari ketika masuk ketoko Buku.

Nurlinda

Mahasiswi

Disela sela rutinitas harian, saya selalu menyempatkan membaca buku TERBITAN SALSABILA.

Akmal

Mahasiswa

Kalau Sedang di Toko Buku Refrensi pertama saya adalah buku-buku terbitan SALSABILA, sangat direkomendasikan deh.

Riska

Pelajar

Serius, Yakin gak mau beli hari ini ?

Segera dapatkan buku- buku baru terbaik Terbitan SALSABILA sekarang juga.

Penerbit Buku Islam Utama

Jln Cipinang Muara Raya No. 63 Jakarta Timur 13420

Tlp : (021) 8507590, 8506702

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Deskripsi
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Beli
Click outside to hide the comparison bar
Compare