Artikel Islami

JADIKAN ALLAH SEBAGAI PENJAGAMU

dreamina-2026-05-05-2301-Seorang pria Muslim sedang sujud dalam s…-ezremove

Oleh : Muhammad Yasir Lc

Kita harus yakin bahwa kita tidak akan celaka jika Allah tidak menghendakinya. Sebaliknya, kamu tidak akan selamat jika Allah tidak menghendaki. Dengan begitu hidupmu selalu tenang dan damai, sebab Allah Maha Melindungi. Nabi Muhammad n bersabda, “Ketahuilah, jika semua manusia berkumpul untuk menyelamatkanmu, itu tidak akan terjadi jika Allah tidak menetapkannya. Sekiranya semua manusia berkumpul untuk mencelakakanmu, itu tidak akan terjadi jika Allah tidak menetapkannya.’” (HR. At-Tirmidzi)   

Berikut ini kisah seorang ulama yang menjadikan Allah sebagai pelindungnya. Raja Mesir, Ahmad bin Thulun, terkenal kejam. Ia pernah menyiksa ratusan orang, salah satunya, seorang ulama yang sangat dicintai umatnya. Namanya Imam Abul Hasan.

Suatu waktu, ulama itu mendatangi penguasa zhalim itu dan berkata, “Wahai Ahmad bin Thulun, kau telah berlaku zhalim. Kau melakukan ini dan itu.” Mendengar hal itu, Ahmad bin Thulun marah dan memerintahkan Imam Abul Hasan ditangkap dan ditahan. Di dalam tahanan itu, dimasukkan seekor serigala yang sudah dibuat lapar selama berhari hari.

Ahmad bin Thulun mengundang orang-orang untuk menyaksikan, agar mereka mendapat pelajaran bahwa siapa yang berbuat hal yang sama akan diberikan hukuman serupa. Orang-orang pun panik dan khawatir terhadap nasib Imam Abul Hasan. Saat Imam Abul Hasan melihat serigala yang kelaparan, ia hanya terdiam dan tidak mempedulikan. Tidak lama kemudian, serigala itu mendekat dan merundukkan kepalanya. Serigala itu mencium kening Abul Hasan lalu pergi.

Ketika Ahmad bin Thulun mengetahui, ia bertanya kepada Abul Hasan, “Apa yang kau bayangkan saat serigala itu meraung?” Ia menjawab, “Aku hanya berpikir liurnya najis atau tidak?” Ahmad bin Thulun berkata, “Apakah kau tidak takut kepada serigala?”

Abul Hasan berkata, “Tidak, karena aku yakin Allah menjagaku dan melindungiku darinya.” Teman-teman, perhatikan bagaimana Allah menundukkan serigala itu di hadapan seorang yang saleh. Serigala itu tidak menerkam, mencelakai, atau melukai sang ulama, bahkan serigala itu begitu hormat dan menciumnya. Itu semua karena buah dari kesalehan dan kepandaian beliau. Saat Ahmad bin Thulun hendak memberi pelajaran kepada rakyatnya, tapi justru dialah yang diberi pelajaran oleh Allah, bahwa penguasa itu tidak boleh sombong dan zhalim.

*** Sumber: Shaidul Fawa’id, Syaikh Nashir bin Sulaiman Umar, Namadzij minal amri bil ma’ruf wa an-nahyi anil munkar, Saaid.net

                                                                                                                          

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + one =

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Deskripsi
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Beli
Click outside to hide the comparison bar
Compare