Perjalanan Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam bukanlah jalan yang mulus. Sejak dalam kandungan sudah diintai ancaman, tumbuh di lingkungan kemusyrikan, bahkan ayahnya sendiri adalah pemahat patung untuk disembah.
Beliau dibakar hidup-hidup hingga harus merelakan anak yang begitu dinanti-nantikan untuk disembelih. Tapi di balik semua jalan terjal dan berliku itu, beliau jalani dengan keikhlasan dan keimanan yang kokoh hingga meraih gelar Khalilullah (Kekasih Allah).
Bagaimana beliau mampu melewati semua ujian berat tersebut dan mendapatkan “hadiah” terbaik dari Allah? 🌿📖Yuk, simak kisah lengkapnya di buku Nabi Ibrahim terbitan Salsabila!







